Hancur Berantakan

Selama masih bernapas, kita tidak akan bisa menghindar dari persoalan. Masalah-masalah itu seperti memiliki kaki, yang bisa berjalan dan mengejar diri kita. Hidup ini bukan hanya tentang kemenangan dan mendapatkan apa yang kita inginkan. Akan ada saat di mana kita merasa hancur berantakan.

Serapuh-rapuhnya hidup kita, masih ada Tuhan yang mampu memulihkan. Selemah-lemahnya kita, masih ada Tuhan yang menguatkan. Sehancur-hancurnya kita, masih ada Tuhan yang mampu membentuk kembali. Apa yang hilang, Tuhan sanggup menggantinya. Apa yang kita harapkan, mampu Tuhan adakan.

ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari;
Pengkhotbah 3:4

Bagikan Artikel: