Gunakan Lidah Kita untuk Memberkati

Dengan lidah kita memuji Tuhan, dengan lidah kita menguatkan sesama, dengan lidah pula kita mengutuki, membuat orang lain terluka. Lidah bagai pisau bermata dua, lidah yang tak hanya menyakiti lawan bicara, namun juga menusuk diri kita sendiri.

Dari lidah berkat itu datang, tapi akibat lidah pulalah pintu berkat itu tertutup bagi kita. Lidah yang sering bersyukur, lidah yang tidak meremehkan pemberian kecil, membuat Tuhan berkenan atas hidupnya. Namun lidah yang hanya bisa mengeluh, menghina pemberian-pemberian sederhana, akan membuat hidupnya semakin jauh dari kasih Tuhan.

Adakah pohon anggur berbuahkan anggur dan jeruk? Adakah air sumur mengalirkan air tawar dan air pahit? Adakah kebaikan memelihara juga kejahatan? Segala sesuatu yang Tuhan jadikan baik akanlah berbuah baik.

Begitu juga dengan lidah hendaknya mampu kita jaga dengan baik. Perkatakanlah berkat agar hidup kita penuh berkat. Perkatakanlah hal-hal yang menguatkan agar hidup kita selalu dikuatkan.

Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu

Mazmur 34:14

Bagikan Artikel: