Etika Kerajaan Allah

Keagamaan kita sebagai pengikut Kristus harus lebih baik dari ahli-ahli Taurat atau orang Farisi. Sebab orang-orang Farisi dan Ahli-ahli Taurat hanya pandai mengajarkan tetapi tidak melakukannya. Hal itu dinyatakan Yesus dalam ajaran-Nya untuk menekankan betapa pentingnya dorongan hati dalam melakukan firman-Nya. Yesus juga menuntut pengikut-Nya untuk memikul salib dan tetap mengikut Dia. Seorang pengikut Kristus juga harus memiliki rasa lapar dan haus akan kebenaran firman Tuhan. Lebih lanjut Yesus mengajarkan agar kita memiliki kemurahan hati dan berusaha untuk membangun relasi dengan semua orang sebagai membawa damai bagi dunia ini. Yesus juga mengingatkan kepada kita meskipun kita telah berusaha untuk berbuat baik, kita tidak akan mudah diterima oleh dunia, bahkan dunia akan memusuhi kita, menghina, memfitnah dan membenci karena segala kebaikan dan kebenaran yang kita lakukan. Hal ini diingatkan kepada kita sebagai pengikut Kristus-Nya, agar kita siap menanggung segala hal yang akan terjadi pada kita sebagai pengikut Kristus, karena Yesus telah mengalami hal ini sebelum kita.

Karena itu saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, mari kita tetap menjaga hidup kita untuk tetap benar, meskipun dunia tidak menerima apa yang kita lakukan. Sebab sejak semula Yesus telah mengingatkan kepada kita, bahwa ketika kita mencintai Dia, maka dunia ini akan memusuhi kita. Hal itu terjadi karena kita bukan bagian dari dunia ini, itulah sebabnya dunia tidak mengenal kita dan memusuhi kita. Kita adalah bagian dari kerajaan Allah, karena itulah kita harus hidup sesuai etika kerajaan Allah.

Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.
Matius 23:3 (TB) 

Bagikan Artikel: