Esok Masih Ada Harapan

Malam itu seorang wanita tampak tersedu-sedu di sisi ranjang anaknya. Perkataan dokter membuat hatinya kehilangan harapan. Semangat yang semula berkobar, kini padam perlahan. Namun tangan mungil itu mengusap air matanya. “Mama, jangan menangis. Masih ada Tuhan Yesus. Sisi masih bisa sembuh.”

Tangisan yang semula begitu pasrah pada keadaan, kini menjadi tangis penuh harap. Wanita itu dan anaknya kembali berserah kepada Tuhan Yesus. Mereka terus berdoa hingga mujizat kesembuhan terjadi. Dan benar saja, anak wanita itu telah sembuh secara ajaib.

Cerita di atas menyimpulkan bahwa selama masih ada Tuhan Yesus dalam kehidupan kita, maka akan selalu ada harapan esok hari. Segala sesuatu masih bisa terjadi sekalipun manusia mengatakan mustahil. Orang mati pun bisa Tuhan bangkitkan, terlebih orang yang sakit. Burung gagak pun bisa Tuhan pakai untuk mengirimkan makanan, maka Tuhan pun pasti mencukupkan apa yang menjadi kebutuhan kita.

Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!

2 Tawarikh 15:7

Bagikan Artikel: