Domba

Selanjutnya status kita sebagai warga negara Kerajaan Allah adalah Domba. Jika kita disebut domba maka Allah adalah gembala kita. Kita disebut domba karena kita memiliki beberapa ciri yang mirip dengan domba. Beberapa ciri domba yaitu mudah tersesat, harus selalu dilindungi, domba mudah terserak jika tidak diperhatikan, mudah dimangsa oleh musuh, selalu bergantung kepada gembalanya. Jika kita mau berkaca, kita mirip dengan domba, kita adalah orang-orang yang mudah tersesat, kita juga mudah terserak dari kawanan atau komunitas kita, kita ingin selalu diperhatikan dan kita mudah terjatuh dan siap dimangsa oleh iblis.  Itulah sebabnya kita membutuhkan Allah sebagai gembala kita, yang selalu siap untuk membimbing dan menuntun hidup kita ke tempat yang aman.

Karena itu sebagai domba-domba Allah yang seringkali tersesat dan selalu membutuhkan perlindungan, jangan sekali-kali menjauh dari Allah sang gembala Agung kita. Dengarkan suara gembala kita, ikuti setiap arahan dan perintah-Nya. Sebab jika tidak demikian, kita akan menjadi sasaran empuk bagi Iblis. Untuk itu, mari menjadi domba yang baik yang selalu mau dituntun, dibimbing dan pimpin oleh gembala kita.

Maka kami ini, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu, akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian untuk-Mu turun-temurun.
Mazmur 79:13

Bagikan Artikel: