Domba di Tengah Serigala

Keadaan kita sebagai orang percaya di dunia ini diumpakan seperti domba di tengah serigala. Domba dianggap sebagai salah satu binatang yang lemah, yang bergantung penuh terhadap pemeliharaan gembala. Domba yang identik lemah ini diutus Tuhan di tengah-tengah serigala; serigala adalah gambaran dari keganasan dunia yang dipenuhi orang-orang yang berlaku jahat dan hidup dalam kepalsuan.

Itulah sebabnya orang percaya harus hidup cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati, artinya orang percaya harus berlaku dan bertindak dengan bijak, hidup dengan penuh pertimbangan ketika menghadapi bahaya, supaya tidak gampang terperdaya dan terseret arus dunia ini.

Karena itu sebagai domba yang diutus di tengah serigala, Allah kita harus berlaku cerdik dan tulus, kita juga harus menyadari bahwa kita ini lemah dan sangat membutuhkan seorang Gembala untuk menjaga, menuntun dan membimbing kita. Jika kita dalam pengawasaan Sang Gembala kita tidak perlu takut, sebab Ia memegang gada dan tongkat yang akan memberikan rasa aman meskipun dalam situasi yang mencekam sekalipun. Itulah sebabnya kita harus hidup bergantung sepenuhnya kepada Dia.

Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
Matius 10:16

Bagikan Artikel: