Diberi yang Terbaik

Diberi yang Terbaik
Diberi yang Terbaik

Tuhan tidak sembarangan memberi, Ia tidak memberi sesuatu dengan asal-asalan. Ia memperhitungkan semuanya agar kita hanya menerima yang terbaik dari-Nya. Ia memperhitungkan setiap detik hidup kita dan semua yang terjadi di dalamnya untuk memberikan kita damai sejahtera dan kelimpahan. Namun semua itu akan ditambahkan bagi mereka yang berkenan pada-Nya. Dan sebelum itu, kita harus melayakkan diri kita terlebih dahulu. Kita akan dipersiapkan untuk menerima yang lebih besar dan bahu kita akan semakin dikuatkan untuk menerima tanggung jawab yang lebih berat.

Semua yang indah dan semua yang baik, itu yang telah disediakan Tuhan bagi mereka yang berkenan pada-Nya. Dalam Yohanes 14:1, Yesus mengatakan, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.” Kekuatiran tidak akan menghasilkan apa-apa, hanya membuat hati kita merasa tidak damai. Tentu kita harus menabur benih yang baik terlebih dahulu, merawat, dan menjaganya. Dan jika sudah tiba waktunya kita akan menuai hasil yang layak kita terima.

Maka saat kita belum menerima yang terbaik, mungkin saat itu belum waktunya untuk kita menuai. Kita harus tetap setia merawat benih yang masih bertumbuh, karena yang terbaik dari Tuhan belum waktunya untuk diberikan. Nantikanlah dengan kesabaran dan keyakinan bahwa jika tiba saatnya nanti kita akan menikmati berkat terbaik yang Tuhan sediakan.

Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu Aku akan mengenyangkannya.

Mazmur 81:17

Bagikan Artikel: