Dibebaskan Allah

Bangsa Israel harus berkali-kali merasakan kehancuran saat dikalahkan oleh bangsa lain karena mereka mengabaikan Allah dan menyembah allah lain. Mereka menanggung penderitaan atas dosa-dosa mereka dengan menerima perbudakan dari bangsa-bangsa lain. Namun sejatinya Allah tetap mengasihi mereka dan tidak membiarkan mereka, Ia selalu mengutus orang-orang pilihan-Nya untuk membawa kebebasan bagi mereka dan ajakan untuk bertobat. Dan akhirnya Allah memulihkan kembali umat pilihan-Nya dari segala penindasan dan memberikan pembebasan sebagai anugerah bagi mereka.

Kita juga telah dimerdekakan Allah dari dosa dan maut. Dahulu hidup kita berada dibawah kuasa dosa yang berujung pada kematian. Namun Allah melalui darah Yesus di kayu salib telah membayar lunas semuanya dan membebaskan kita. Kita memiliki identitas yang baru, tidak lagi melakukan kejahatan, ketidakadilan dan hal-hal yang tidak baik. Allah ingin kita berhenti merusak hidup kita, hidup orang lain, dan kemuliaan Tuhan. Karena Allah mengasihi kita lebih dari apapun, Ia mau mengubah kita menjadi orang-orang yang baru agar kita bisa memberitakan pekerjaan tangan-Nya pada orang-orang di sekitar kita.

Hidup kita telah dipulihkan, kita telah memperoleh anugerah dan telah dibenarkan. Kita dapat menolak kuasa dosa karena kita mempunyai kekuatan di dalam Kristus. Seperti yang tertulis dalam Galatia 5:1, “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.” Karena itu kita harus menjadi orang-orang yang secara total meninggalkan kebiasaan buruk kita yang lama, berada di dalam keadaan baru yang semakin bersih, berubah hari lepas hari dan terus menerus dikuduskan oleh Roh Kudus. Datanglah kepada Allah untuk memohon kekuatan agar kita mampu mengalahkan dosa dan hidup di dalam ketaatan kepada-Nya.

Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.

Roma 6:22

Bagikan Artikel: