Diamlah!

Kita seringkali sulit jika disuruh untuk berdiam diri ketika kita merasa ada hal mendesak. Bahkan kita cenderung marah mendengar kata tersebut. Allah seringkali menyuruh kita untuk berdiam diri. Berdiam diri artinya menyerahkan hidup kita sepenuhnya kepada Allah, mempercayakan segalanya kepada Allah; hidup, keluarga, pekerjaan harta benda dan segalanya. Percaya kepada-Nya artinya kita yakin Ia dapat memelihara kita lebih baik, menunggu-Nya dengan sabar untuk melakukan yang terbaik bagi kita. Kita harus menahan diri dari perasaan kuatir, cemas dan gelisah. Sebab perasaan-perasaan ini akan memperburuk keadaan. Ingatlah bahwa hanya dengan kekuatan dari Allah dan ketenangan hati, kita dapat menghadapi masalah.

Ingatlah bahwa ketika Allah memerintahkan kita untuk berdiam diri, artinya Allah sedang mengambil alih masalah hidup kita. Jadi yang perlu kita lakukan hanyalah mempercayainya dengan sungguh, menyerahkan segalanya ke dalam tangan-Nya, dan menantikan pertolongan-Nya terjadi dalamĀ  hidup kita. Di masa-masa penantian itu, jangan biarkan hidup kita dikuasai oleh kekuatiran, ketidaktenangan dan perasaan gelisah.

Berdiam dirilah di hadapan Tuhan dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.
Mazmur 37:7

Bagikan Artikel: