Di Atas Dasar yang Teguh

Tuhan telah menetapkan dasar hidup kita sejak semula Ia menciptakan dunia ini. Tuhan telah meletakkan pondasi yang teguh dalam hidup kita, agar kita dapat bertumbuh dan berbuah dengan benar. Yang menjadi dasar saat kita mengerjakan sesuatu bukan kekuatan yang kita miliki, melainkan kuasa Allah. Karena Allah tinggal di dalam kita dan memampukan kita, maka kita bisa melakukan banyak hal ajaib. Dan hendaknya semua yang kita kerjakan itu adalah untuk memuliakan nama-Nya. Karena itu, kasih Allah adalah alasan kita dalam mengerjakan sesuatu dan memuliakan Allah adalah tujuan kita dalam mengerjakan segala sesuatu.

Dalam 1 Korintus 3:13 dikatakan bahwa suatu hari nanti semua pekerjaan itu akan nampak hasilnya, karena pada akhirnya akan dilakukan pengujian terhadap semua yang telah kita lakukan. Dan jika pekerjaan yang telah dibangun itu tahan uji, kita akan mendapat upah yang layak untuk itu. Segala sesuatu yang tidak dikerjakan di bawah penyertaan Allah tidak akan berhasil. Karena tanpa memiliki dasar yang teguh, kita akan goyah bahkan terhempas di saat terjadi badai dan goncangan. Kita dapat tumbuh dengan kuat jika dasar yang kita miliki juga kuat, dan hal itu dapat terwujud jika kita tinggal di dalam Allah agar Ia juga tinggal di dalam kita.

Tubuh dan hidup kita adalah bait Allah. Yang diciptakan untuk tujuan mulia dan untuk rencana yang besar. Untuk mewujudkan tujuan itu kita perlu bersandar kepada-Nya, mencaritahu panggilan hidup kita masing-masing serta maksud dan kehendak Allah dalam hidup kita. Allah ingin agar setiap harinya hidup kita semakin bertumbuh di dalam kasih-Nya. Allah ingin agar setiap progress yang kita capai membuat kita semakin berserah dan memuliakan nama-Nya. Marilah kita membangun hidup kita di atas dasar yang teguh agar karya kasih Allah boleh menjadi nyata di dalam hidup kita.

Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya. Karena tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

1 Korintus 3:10-11

Bagikan Artikel: