Daya Kreativitas Manusia

Salah satu anugerah Tuhan ketika Ia menciptakan manusia ialah manusia diberi daya kreativitas yang sangat luar biasa. Kreativitas adalah menciptakan sesuatu berdasarkan apa yang diinginkan oleh sang Pencipta asli. Sang pencipta asli adalah Tuhan pencipta langit dan bumi. Sang pencipta asli telah menciptakan sebuah ciptaan yang dapat menciptakan, yaitu manusia. Manusia disebut sebagai pencipta turunan. Sebagai pencipta turunan dalam menciptakan segala sesuatu harus mengikuti perintah dari Allah. Olehnya semua hasil karya manusia harus dikembalikan untuk kemuliaan Allah. Dari sini kita dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwa sebuah kreativitas tidak bersifat independent/berdiri sendiri tetapi selalu kembali kepada dasar yang paling mendasar yaitu kembali kepada sang pencipta aslinya. Ini berlaku bagi kita anak-anak Tuhan yang sudah mengenal pertobatan dan hidup dalam kasih karunia Tuhan.

Lalu pertanyaan akan muncul bagaimana dengan orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Kembali kepada siapa karya dari kreativitas yang dihasilkan. Jawabannya kembali diri sendiri dan iblis. Sebab segala sesuatu dari hasil karya yang diciptakan oleh manusia harusnya selalu kembali kepada Tuhan dan memuliakan Tuhan. Karena itu kita harus terus hidup di bawah kebenaran firman Tuhan dan tidak berusaha mencuri kemuliaan Tuhan dan menciptakan kemuliaan bagi diri sendiri bahkan kemuliaan yang serahkan kepada iblis. Hati-hatilah sebab iblis dapat menyamarkan segala karya kita seakan-akan untuk Tuhan, padahal untuk kepuasaan diri sendiri.

Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya.
Roma 11:36

Bagikan Artikel: