Boomerang Dosa

Boomerang Dosa
Boomerang Dosa

Mungkin saat ini ada di antara kita yang sedang menikmati dosa. Entah dosa yang kita sadari atau yang tidak kita sadari karena setiap orang memiliki pemahaman dan persepsinya masing-masing terhadap dosa. Malas pergi ke persekutuan ibadah, berbohong karena takut dimarahi orang tua, melayani dengan tidak sungguh-sungguh, iri pada teman atau tetangga, berpikiran negatif, membantah perkataan orang tua, bermalas-malasan dan tidak mempergunakan waktu dengan baik, berfoya-foya, selingkuh, dan banyak lagi.

Mungkin bagi beberapa orang itu bukanlah dosa yang besar dan ketika telah puas melakukan dosa hanya cukup dengan meminta ampun kepada Tuhan, mereka berpikir semua masalah akan selesai, toh Tuhan maha pengampun. Ya, memang benar Tuhan maha pengampun dan pengasih akan tetapi setiap dosa yang kita perbuat pasti ada konsekuensinya. Mungkin belum dirasakan secara langsung akan tetapi akan tiba saatnya kita menuai.

Barang siapa yang menabur dosa akan menuai malapetaka dalam hidupnya. Ingat akan hukum tabur-tuai. Karena suatu saat nanti dosa tersebut akan menjadi boomerang yang berbalik menghancurkan kita. Sebelum melakukan dosa, ada baiknya jika kita berpikir panjang atas apa saja konsekuensi dan masalah yang nanti akan tercipta dari dosa tersebut dan berdoalah minta tuntunan Tuhan dan keteguhan hati agar terhindar dari dosa.

Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Yakobus 1:15

Bagikan Artikel: