Bolehkah Aku Bersumpah?

Kali ini kita akan belajar mengenai sumpah atau bersumpah. Sebagai orang percaya, kitab Yakobus mengingatkan kita untuk tidak bersumpah demi apa pun. Mengapa demikian? Beberapa alasannya: pertama, bagi orang percaya tidak ada sesuatu yang sifatnya abu-abu, tetapi hanya ada dua pilihan, hitam atau putih, benar atau salah, ya atau tidak dalam setiap perkataannya. Karena itu jika kita berkata-kata hendaklah perkatakan yang benar. Kedua, setiap perkataan orang percaya haruslah didasari dari hati yang jujur. Artinya kejujuran itu merupakan faktor penentu dalam setiap perkataan yang keluar dari mulutnya. Ketiga, perkataan setiap orang percaya tidaklah memerlukan dukungan dari siapapun. Mengapa? Karena merupakan perkataan yang benar. Perkataan orang percaya, adalah perkataan yang berdiri sendiri, dengan segala kebenaran yang terkandung di dalamnya. Tidak ada sesuatu pun di bumi ini, yang mampu menjadi pendukungnya, karena hakekatnya ia tidak perlu pendukung.

Oleh karena itu dalam setiap perkataan, kita dituntut untuk berkata yang benar. Agar ketika kita diperhadapkan pada seseorang yang tidak mempercayai kita, kita tidak perlu bersumpah untuk meyakinkannya karena apa yang kita katakan adalah kebenaran. Dan ingatlah bahwa setiap perkataan orang percaya pada ujungnya akan dipertanggungjawabkan pada hari penghakiman. Penghakiman Allah itu pasti. Selamat berkata yang benar.

Tetapi yang terutama, saudara-saudara, janganlah kamu bersumpah demi sorga maupun demi bumi atau demi sesuatu yang lain. Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak, supaya kamu jangan kena hukuman.
Yakobus 5:12

Bagikan Artikel: