Bermain Ayunan

Bermain Ayunan

Bermain Ayunan

Keponakan saya ingin sekali bermain ayunan. Ketika sudah saya antar ke arena bermain, keponakan saya takut untuk menaikinya. Ia tidak ingin terjatuh. Saya katakan kepadanya bahwa saya akan selalu menjaganya dan dia harus berani untuk mewujudkan keinginannya bermain ayunan.

Kita mungkin mempunyai banyak mimpi tapi kita terlalu takut unruk meraihnya. Kita seringkali terhalang oleh keragu-raguan dan juga pengalaman gagal orang lain. Saat kita melihat orang lain terjatuh, maka kita juga ikut takut sehingga kita enggan untuk mecobanya.

Tuhan berjanji bahwa akan menyertai kita. Janji Tuhan kepada kita tidak pernah main-main. Kita bahkan yang menolak penyertaan Tuhan sebab keraguan kita sendiri. Jika kita sebagai manusia bisa menjaga anak kita dengan sangat baik, bagaimana dengan Bapa kita di sorga? Adakah penjagaan yang lebih baik selain yang diberikan oleh Allah kita? Orang lain mungkin mempunyai niat jahat untuk menggagalkan rencana kita, namun Tuhan yang menjaga kita akan menghalau segala macam niat jahat itu.

Lalu Ia berkata kepada mereka, “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?”

Markus 4:40

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , ,

You might also likeclose