Berkat Harta Benda

Harta benda atau kekayaan adalah kebutuhan hidup yang diperjuangkan oleh umat manusia dalam kelangsungan hidupnya di dunia ini. Uang mewakili hal-hal materi atau harta benda. Jadi uang merupakan satu masalah yang mendasar dan umum bagi manusia. Jake Barnett menyatakan bahwa: “rata-rata lima puluh persen dari hidup kita berhubungan dengan uang.” Hal ini berarti bahwa, lima puluh persen dari waktu kita, perhatian kita, kekuatan mental kita, emosi kita, percakapan kita, keberhasilan kita, kegagalan kita, masalah kita berhubungan dengan uang. Pada akhirnya uang menjadi masalah yang mendasar pada manusia. Itulah sebabnya Alkitab begitu banyak berbicara tentang uang; bagaimana cara mendapatkannya, bagaimana cara kita mempergunakannya dan masalah-masalah yang timbul berkenaan dengan uang. Allah mencurahkan berkat-Nya bagi umat manusia dalam bentuk kekayaan, karena Ia tahu bahwa kekayaan diperlukan bagi kelangsungan pekerjaan Tuhan dan untuk kesinambungan hidup manusia. Namun sangat disayangkan ada begitu banyak umat manusia yang menyalahgunakan kekayaan tersebut, sehingga terjebak dalam ketamakan.

Karena itu sebagai orang yang sudah mengenal Tuhan dan belajar firman Tuhan, hendaknya kita selalu berhati-hati dalam menyikapi masalah uang ini. Uang tidak jahat, namun bisa menjadi sebuah kejahatan jika kita tidak mempergunakannya dengan baik. Ingatlah bahwa Tuhan mencurahkan berkat kekayaan kepada kita karena memang kita membutuhkannya, jangan malah menjadikan uang sebagai berhala. Jangan mengutamakan uang melebihi mengutamakan Tuhan. Dan ingatlah juga bahwa ukuran kita diberkati Tuhan bukan diukur lewat seberapa banyak kekayaan yang kita miliki, melainkan kepuasan kita dalam menikmati setiap berkat Tuhan adalah ukurannya.

Karena akar dari segala kejahatan adalah cinta uang.
1 Timotius 6:10

Bagikan Artikel: