Berhentilah Mengomel

Berhentilah Mengomel
Berhentilah Mengomel

Ada seorang ibu rumah tangga yang setiap harinya selalu mengomel. Apa yang dikerjakan oleh anggota keluarga yang lain baik anak atau suaminya selalu saja tidak benar. Tanpa memberi contoh, ibu itu malah mengomel tiada henti. Mereka sudah menegur agar ibunya berhenti mengomel namun sia-sia.

Beberapa tahun kemudian, suaminya mulai jarang pulang dan anak-anaknya juga lebih senang bermain di luar rumah seharian. Ibu itu menjadi diam dari sebelumnya karena omelannya tidak ada yang mendengar. Ibu yang suka mengomel itu akhirnya menyadari bahwa selama ini ia telah melakukan kesalahan.

Lebih baik melakukan sesuatu hal yang berarti dari pada berkata-kata sepanjang hari. Perkataan yang mendidik akan lebih dihargai dari pada hanya sekedar omong kosong belaka. Saat tidak bisa menjaga lidah dengan baik, maka akan menimbulkan perpecahan.

Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.

1 Petrus 3:10

Bagikan Artikel: