Berdua Denganmu

Berdua Denganmu
Berdua Denganmu

Saat-saat yang paling dinantikan oleh seseorang adalah ketika mereka bisa berdua bersama dengan orang yang dicintainya. Mereka ingin menghabiskan waktu bersama-sama tanpa dicampuri dengan urusan lain. Bisa jadi waktu berdua itu digunakan untuk saling berbagi keluh kesah dan saling memberikan dukungan.

Kapan kita merasa ingin berdua saja dengan Tuhan?

Mungkin di saat kepenatan melanda, kita lebih memilih untuk menghabiskan waktu di mall. Mulai sekarang cobalah untuk menghabiskan waktu berdua saja dengan Tuhan. Kita bisa mengeluarkan semua keluh kesah dan juga hal-hal yang membebani kita.

Katakan pada Tuhan jika mungkin saat ini kita sedang diperhadapkan dengan masalah perekonomian. Seolah-olah uang telah menjadi hakim atas hidup kita sehingga kita terpenjara dan tidak bisa pergi kemana-mana.

Katakan pada Tuhan jika mungkin posisi kita dipekerjaan sangat terancam. Bisa saja besok kita diberhentikan dari pekerjaan dan kita tidak tahu lagi harus bagaimana. Apa yang harus dilakukan setelahnya? Adakah yang bisa menolong?

Katakan pada Tuhan jika mungkin saat ini kita sedang dimusuhi oleh teman-teman baik. Kita menghadapi banyak fitnahan sehingga tak satu orang pun percaya dan peduli kepada kita. Kita menjadi kesepian.

Katakan pada Tuhan jika mungkin kita sedang patah hati. Orang yang kita kasihi telah berhianat dan membuat luka pada hati kita. Bagaimana bisa kita mengalami hal-hal buruk ini? Adakah Tuhan peduli?

Saat kita mengambil waktu berdua dengan Tuhan, maka kita bisa sampaikan apapun juga kepada-Nya. Telinga Tuhan selalu tersedia untuk mendengar keluh kita. Saat kita menangis, Tuhan pun ikut menangis. Adakah Bapa yang membiarkan anak-Nya kesakitan? Percayalah bahwa mengikut Yesus tidak sia-sia. Tuhan bertanggung jawab atas hidup kita. Saat kita datang berlutut di hadapan-Nya, Tuhan akan mengulurkan tangan-Nya.

Masihkah kita enggan bersekutu berdua saja dengan Tuhan?

Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.

Mazmur 84:11

Bagikan Artikel: