Berbicara dengan Hati

Berbicara dengan Hati
Berbicara dengan Hati

Kemarin saya mengunjungi saudara saya. Pertama kali memasuki rumahnya, saya disambut oleh sepasang suami istri yang sudah tidak muda lagi. Ya, mereka adalah kakek dan nenek dari saudara saya.

Berulang kali saudara saya mengulangi pertanyaannya ketika berbincang dengan kakek. Namun nenek membantu menerangkan maksud si kakek. Kebersamaan yang cukup lama rupanya mampu membuat kakek dan nenek itu mengeri keinginan masing-masing. Tanpa berbicara, meskipun pendengaran menurun dan gerakan tangan yang tak selincah dulu, semua itu tak mampu membuat kasih mereka berkurang.

Kita perlu membangun kebersamaan dengan Tuhan. Mungkin ada saatnya kita tidak bisa mengatakan banyak hal kepada Tuhan, mungkin ada saatnya kita kehilangan kekuatan, tapi jika hati kita dekat dengan Tuhan maka hati itulah yang akan berbicara kepada Tuhan.

Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa lidah akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.

1 Korintus 13:8

Bagikan Artikel: