Belajar untuk Cukup

Seluruh tanah, ladang juga sawah di sebuah desa mengalami kekeringan. Semua warga berdoa kepada Tuhan agar hujan segera turun. Setelah hujan turun, warga masih kuatir kalau ladangnya kembali mengering. Mereka pun berdoa kembali agar hujan turun setiap hari.

Tuhan pun mengabulkan apa yang mereka minta. Berhari-hari hujan turun tanpa matahari. Tanah ladang juga persawahan memang tidak mengalami kekeringan, tapi tenggelam karena banjir. Mereka tidak bersyukur dengan hujan sehari, pada akhirnya keserakahan membuat mereka merugi.

Mari kita belajar untuk merasa cukup dengan apa yang kita miliki. Bila kita terus merasa kurang, maka kita tidak akan pernah bisa menikmati berkat yang sudah Tuhan beri. Jangan serakah, sebab keserakahan akan membuat kita tenggelam dalam dosa.

Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: ”Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”
Ibrani 13:5

Bagikan Artikel: