Belajar dengan Sabar dan Tekun

Ada seorang anak yang ingin menjadi ahli dalam membuat kue seperti ibunya. Takaran dan bahan untuk membuat kue sudah sama namun hasil akhirnya selalu berbeda. Anak itu kemudian mempelajari setiap gerakan tangan ibunya ketika mengolah dan ternyata tidak semudah yang ia bayangkan.

Anak itu terus melatih gerakan tangannya setiap hari. Hasilnya memang belum sempurna namun semakin menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dan akhirnya setelah berlatih dengan sabar dan tekun, kue yang dihasilkannya pun sempurna.

Dibutuhkan kesabaran juga ketekunan ketika kita belajar untuk melakukan kehendak Tuhan dalam hidup kita. Tanpa kesabaran, kita pasti sudah menyerah sebab mengikut Tuhan kita harus bisa melawan keinginan daging. Dan tanpa ketekunan maka kita tidak akan mampu menyelesaikan setiap persoalan.

Dengan kesabaran dan ketekunan di dalam Tuhan, apapun badai yang berusaha menggoncangkan kehidupan kita, pastilah kita akan selalu mengalami kemenangan dari hari ke hari.

Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.

Ibrani 10:36

Bagikan Artikel: