Barter dengan Allah

Barter dengan Allah
Barter dengan Allah

Pada jaman dahulu, saat belum ada mata uang maka manusia memenuhi kebutuhan mereka dengan cara barter. Barter itu artinya adalah menukar apa yang kita miliki dengan apa yang dimiliki oleh orang lain. Misalnya kita sedang membutuhkan sekilo beras dan untuk mendapatkannya tetangga kita meminta untuk ditukar dengan sekilo gula.

Seringkali kita meolah tawaran barter dari Allah. Kok bisa? Allah kerap menyatakan bahwa agar kita menyerahkan seluruh kuatir kita dan beban kita sebab Ia akan menggantinya dengan kelegaan. Namun apa yang kita perbuat? Kita justru lari sambil memeluk semua kekuatiran itu.

Allah juga menawarkan kita keselamatan dengan syarat agar kita mau meninggalkan hal buruk dan bertobat, tapi yang terjadi adalah kita masih saja bersenang-senang dengan dosa tanpa mau mendengarkan Allah. Saat Tuhan datang untuk kedua kali, maka kita tidak bisa lagi mengajukan barter.

Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Yohanes 14:6

Bagikan Artikel: