Bangsa yang Terpilih

Status selanjutnya sebagai warga negara Kerajaan Allah adalah bangsa yang terpilih. Sebutan bangsa di sini bukanlah seperti sebutan bangsa Indonesia. Sebutan “bangsa Indonesia” adalah status kita sebagai warga negara selama kita hidup di bumi. Tetapi sebutan “bangsa yang terpilih” adalah status kita sebagai warga negara Kerajaan Allah. Pada awalnya sebutan “bangsa yang terpilih” hanya diperuntukkan kepada bangsa Israel. Tetapi sebutan “bangsa yang terpilih” sekarang ini berlaku bagi setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus. Mengapa kita disebut bangsa yang terpilih? Karena kita mulia dan berharga di mata-Nya, karena kita adalah ciptaan-Nya. Tujuan Allah memberi status sebagai bangsa yang terpilih adalah agar kita diselamatkan, agar kita menjadi serupa dengan anak-Nya, agar kita pergi dan menghasilkan buah, agar kita hidup kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya dan supaya kita taat kepada Allah. Status kita menjadi bangsa yang terpilih membuat kita menjadi orang-orang yang dibenarkan, doa kita akan dijawab oleh Tuhan dan kita mendapat pembelaan dari Allah.

Setelah kita mengetahui bahwa kita secara pribadi adalah bangsa pilihan atau umat pilihan, sudahkah kita menunjukkan bahwa kita hidup sebagai orang-orang pilihan? Orang-orang pilihan atau bangsa pilihan berarti memiliki cara hidup yang berbeda dengan dunia ini. Kita dituntut untuk tampil beda sebab kita adalah bagian dari orang-orang yang diselamatkan, kita harus menjadi serupa dengan Kristus dan kita harus hidup kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Percayalah bahwa semua yang kita lakukan ada dalam kendali Tuhan. Kita akan mendapatkan pembelaan dari-Nya sebab kita adalah bangsa pilihan Allah, umat yang berharga bagi-Nya.

Jadi bagaimana? Israel tidak memperoleh apa yang dikejarnya, tetapi orang-orang yang terpilih telah memperolehnya. Dan orang-orang yang lain telah tegar hatinya
Roma 11:7

Bagikan Artikel: