Asuransi Kekal dari Allah

Asuransi Kekal
Asuransi Kekal

Asuransi merupakan perjanjian antara dua pihak atau lebih, di mana pihak penanggung mengikatkan diri pada pihak tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan, atau kehilangan keuntungan yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti. Asuransi di Indonesia mengalami perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun. Masyarakat semakin sadar akan pentingnya asuransi untuk memberi jaminan perlindungan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Saat ini terdapat berbagai jenis asuransi yang semakin diminati, seperti asuransi kesehatan, kecelakaan, jiwa, properti, pendidikan, dan perjalanan.

Melalui asuransi kita berharap dapat menerima kompensasi jika mendapat musibah atau bahkan kematian. Namun asuransi di dunia mempunyai banyak keterbatasan, salah satunya yaitu jaminan asuransi yang kita dapat di dunia ini hanya mampu memproteksi hidup kita selama di dunia saja. Karena kita begitu berharga di mata-Nya, Allah menawarkan kita sebuah jasa “asuransi” yang jauh berbeda dari asuransi manapun di dunia ini. Jaminan dari Allah dipersiapkan untuk hidup kita di kekekalan dan menjadi bagian dari keluarga kerajaan Allah. Ini adalah asuransi yang wajib kita miliki sebagai anak-anak Allah.

Jika kita saja sangat menghargai nyawa kita, terlebih lagi Dia yang menciptakan kita. Allah menjamin hidup orang yang percaya pada-Nya dengan senantiasa mencurahkan kasih-Nya yang berkelimpahan. Dengan darah anak-Nya yang tunggal, kita sudah dibayar lunas dan dihadiahi keselamatan. Allah memberikan jaminan keselamatan dan hidup yang kekal untuk manusia yang percaya dan mau mengikut Dia. Jaminan itu hanya kita peroleh dari Allah dengan percaya penuh kepada-Nya, melayani-Nya dengan sepenuh hati, dan lebih memikirkan perkara sorgawi. Seperti yang ditulis Paulus untuk orang-orang di Kolose: “Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi” (Kolose 3:1-2). Sebagai orang yang mengimani kehidupan setelah kematian, kita pasti membutuhkan jaminan setelah kematian. Jadi tidak hanya mempersiapkan asuransi yang ada di dunia, tapi kita juga harus mempersiapkan eternal life insurance dari Allah.

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Yohanes 3:16

Bagikan Artikel: