Asli atau Palsu?

Keadaan dunia semakin hari semakin tidak menentu. Dunia membawa kita pada hal-hal yang berhubungan dengan dosa, karena manusia tidak lagi mau melakukan dan mendengarkan suara Tuhan. Itulah sebabnya, iblis mengambil kesempatan melalui situasi ini melalui orang-orang tertentu. Tidak mengherankan muncul nabi-nabi palsu menyampaikan ramalan-ramalan yang mengatasnamakan Tuhan. Sebagai orang percaya kita perlu waspada dan memahami apa sedang terjadi sekarang ini.

Lalu bagaimana kita membedakan nabi asli dan nabi palsu? Nabi palsu memberitakan segala sesuatu yang datangnya bukan dari Tuhan. Biasanya berisi hal-hal yang menghibur dan menyenangkan, dan tidak menegur dosa. Sedangkan nabi Tuhan memberitakan hal-hal yang datangnya dari Tuhan. Beritanya tidak selalu menyenangkan atau menghibur, bahkan terkadang sebuah teguran keras. Dan berita yang disampaikan memiliki nilai kepastian karena pasti terjadi dan digenapi oleh Tuhan.

Sebagai orang percaya, kita harus memperbanyak waktu untuk menyelidiki kitab suci dan merenungkannya, agar kita tahu membedakan mana yang dari Tuhan serta mana yang bukan dari Tuhan. Perbanyak waktu untuk berdoa, supaya kita semakin peka terhadap perkataan Roh Kudus.

tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh Tuhan.
Yeremia 28:9

Bagikan Artikel: