Apa Arti Hidup Tanpa Yesus?

Hidup tanpa Yesus seperti layang-layang tanpa benang. Layang-layang akan sangat mudah diterbangkan oleh angin. Membumbung tinggi, ke kanan ke kiri, tanpa tujuan yang jelas. Ketika hujan turun, layang-layang akan basah, belum lagi ketika tak ada lagi embusan angin, layang-layang akan jatuh. Layang-layang akan sobek, buluhnya patah dan tak bisa terbang kembali.

Kita seringkali melepas “benang” yang mengikat kita dengan Tuhan. Kita merasa yakin dengan kemampuan diri sendiri, lalu menjadi pribadi yang sombong. Mungkin kita berhasil meraih kesuksesan tanpa campur tangan Tuhan. Namun jangan pernah menyesali ketika badai hidup menerpa, kita tak punya pegangan hidup. Kita dipenuhi rasa keputusasaan yang membuat hidup tanpa arah. Kemudian kita terjatuh tanpa ada yang menopang kita.

Tetaplah pegang tangan Bapa dengan doa dan persekutuan yang kita naikkan setiap hari. Tuhan akan selalu beserta kita kemanapun kaki melangkah. Izinkan Tuhan campur tangan atas segala usaha dan pekerjaan kita, sebab ketika kita terjatuh, Dialah yang akan menopang kita. Dia pulalah yang akan membangkitkan kita dari segala keterpurukan.

sebab lengan orang-orang fasik dipatahkan, tetapi TUHAN menopang orang-orang benar

Mazmur 37:17

Bagikan Artikel: