Allah Sanggup (Hormatilah Pemerintah)

Allah Sanggup
Allah Sanggup

Yeremia 27 menuliskan tentang bagaimana Allah menyerahkan kekuasaan dunia pada masa itu kepada Nebukadnezar, raja Babel. Lewat Yeremia, Ia menyampaikan pesan kepada Yehuda dan kerajaan-kerajaan lain untuk tunduk kepada Babel karena Ia berniat memberkati mereka yang mendengar suara-Nya sekalipun mereka harus berada di bawah kuk kerajaan asing.

Fakta bahwa Allah memberikan otoritas yang sedemikian besar kepada satu orang adalah hal yang luar biasa. Fakta bahwa Allah menyerahkan orang-orang pilihan-Nya ke dalam bangsa lain juga adalah hal yang kadang sulit untuk dipahami. Tetapi, apakah Allah sedang membuat kesalahan? Apa sebenarnya maksud Allah dari semua kejadian itu?

Allah kita tidak pernah berbuat sesuatu tanpa alasan. Di balik segala keputusan-Nya, Ia hendak mengajar kita untuk berserah kepada-Nya, termasuk dalam hal-hal yang berhubungan dengan pemerintahan. Kita diajar untuk menghormati pemerintah, para pemimpin kita, karena siapapun dan bagaimanapun bentuknya, pemerintah berasal dari Allah. Sebagaimana pasal tersebut, Allah berniat untuk terus memelihara kita, bahkan di negeri/pemerintahan yang sulit dan asing sekalipun, asal kita tetap dengar-dengaran kepada-Nya. Ia akan membuktikan kepada kita bahwa dalam keadaan apapun, baik maupun buruk, Ia sanggup memberkati kita. Jadi, percayalah.

Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.

Roma 13:1-2

Bagikan Artikel: