Alkitab

Tujuan utama Alkitab adalah untuk mengubah kehidupan. Apa yang kita pelajari dari Alkitab harus mampu mengubahkan sikap dan perbuatan kita. Tujuan Allah memberikan firman-Nya bagi kita adalah untuk mempersiapkan kita orang beriman yang secara rohani dan intelektual bagi perbuatan-perbuatan baik. Kitab 2 Timotius menyatakan bahwa tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. Jadi dengan demikian tujuan kita memahami kebenaran Alkitab dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk mempersiapkan diri kita untuk melakukan pekerjaan Tuhan. Firman Allah hanya dapat melakukan hal ini bagi kita, bila kita mempelajarinya. Dengan tekun mempelajarinya kita akan denganĀ  mudah untuk melakukannya.

Oleh karena itu, ketika kita sudah memutuskan untuk percaya dan beriman kepada Tuhan Yesus Kristus, kita dipersiapkan untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik yang Tuhan sudah rancangkan bagi kita. Lalu bagaimana Tuhan akan mempercayakan tugas untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik tersebut, jika kita tidak pernah mau mempelajari, memahami dan menerapkannya dalam hidup kita. Tentu saja, rencana Tuhan tidak akan terjadi dalam hidup kita. Ingat! Bukan rencana Tuhan yang gagal, tapi kitalah yang menggagalkan rencana Tuhan. Karenanya mari kita bertekun untuk menyelidiki kebenaran firman Tuhan agar kita dewasa secara rohani dan intelektual serta siap untuk menjalankan tugas untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik bagi Allah.

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
2 Timotius 3:16-17 (TB)

Bagikan Artikel: