Alkitab Adalah Buku Kehidupan

Hanya Alkitablah yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan kita mengenai kehidupan.  Manusia sendiri tidak tahu bagaimana seharusnya hidup atau mati. Tingkah laku kita penuh dengan sifat mementingkan diri sendiri serta ketamakan. Kita menyatakan kepada kita tentang kehidupan lama kita sebelum kita mengenal Allah atau firman Tuhan yang hidup itu. Kitab Titus berkata bahwa karena dahulu juga hidup dalam kejahilan; tidak taat, sesar menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan, hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji, saling membenci. Nasib kita adalah kepahitan dan keputusasaan. Firman Tuhan membawa terang. Hukum-hukum Allah bagi kehidupan membawa kepada damai, kesukaan dan kepuasan.

Jika kita sudah mengetahui bahwa Alkitab adalah buku kehidupan yang mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh siapa pun, masihkah kita malas untuk membaca dan mempelajarinya. Jika kita masih mengeraskan hati untuk mempelajari dan memahami kebenaran firman Tuhan artinya kita masih menjalani hidup dalam kesia-siaan. Kita pasti akan terus hidup dalam kegelapan, sebab firman Tuhanlah yang membawa terang bagi kehidupan kita. Mari kita semakin hari semakin mencintai firman Tuhan, karena firman Tuhan yang akan mengubahkan cara-cara hidup kita.

Karena dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan, hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji, saling membenci. Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia”
Titus 3:3-4 (TB)

Bagikan Artikel: