Ajaib Benar Anugerah

Ajaib Benar Anugerah
Ajaib Benar Anugerah

John Newton menjalani kehidupan yang keras sebagai pelaut dan menghidupi dirinya sebagai pedagang budak yang kejam. Ia menangkap penduduk di Afrika Barat dan menjual mereka sebagai budak. Namun saat berlayar, kapal yang diawakinya diterjang badai besar dan ia dilanda ketakutan luar biasa. Dalam keputusasaan yang luar biasa, ia berteriak kepada Tuhan memohon keselamatan. Tuhan mendengar doanya sehingga akhirnya ia diselamatkan. Hal ini kemudian membawa perubahan drastis dalam hidupnya. Dari pengalamannya sendiri, John Newton menemukan kontras antara kasih Allah dan kehidupannya sebagai seorang pedagang budak. Akhirnya ia menjadi penginjil dan memimpin gerakan untuk menghapuskan perbudakan. Atas dasar kesaksiannya sebagai seorang yang pernah mengalami ajaibnya anugerah Tuhan, akhirnya ia menulis sebuah lagu pujian yang sekarang kita kenal tertulis di Kidung Jemaat No. 40 Ajaib Benar Anugerah.

Sama seperti John Newton, kita sebagai orang yang hina juga telah dilimpahi anugerah Allah yang luar biasa. Harusnya kita pantas menerima hukuman dan murka Allah karena hidup kita yang penuh dosa. Tapi karena kasih Allah yang sangat besar, Ia melayakkan kita, Ia membersihkan dan menyelamatkan kita. Ia telah menebus kita dari hidup yang sia-sia, bukan dengan barang yang fana, bukan dengan emas atau perak, tapi dengan darah yang sangat mahal, darah anak domba yang tidak bernoda.

Allah telah mencurahkan kasih-Nya dengan segala perbuatan-Nya yang ajaib. Bukan karena perbuatan maka kita diselamatkan melainkan hanya karena anugerah-Nya. Anugerah itu gratis tetapi sangat mahal, karena Kristus sendiri yang telah membayarnya bagi kita dengan nyawa-Nya. Allah melimpahkan anugerah keselamatan dan hidup kekal melalui Yesus Kristus bila kita mau berubah menjadi manusia baru.. Yesus telah menjadi jalan pemersatu antara manusia dengan Allah yang terpisah akibat dosa. Karena itu hanya Dialah yang dapat memberi kelegaan dari beban dosa. Anugerah Allah itu harus kita respon dengan sikap yang benar, yang beriman dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat.

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah.

Efesus 2:8

Bagikan Artikel: