Abdi Allah

Status atau sebutan lain bagi kita sebagai warga negara Kerajaan Allah adalah Abdi Allah. Abdi artinya orang bawahan, pelayan, hamba, budak tebusan. Karena itu, Abdi Allah adalah orang yang melayani, menghambakan diri atau mengabdikan diri kepada Allah. Ada beberapa tokoh Alkitab yang disebut Abdi Allah yaitu: Musa, Samuel, Semaya, Elia, Elisa dan Daud. Beberapa tokoh ini adalah orang-orang yang sungguh-sungguh melayani dan mengabdikan diri untuk melayani Allah sepenuhnya hatinya. Mengapa kita disebut sebagai Abdi Allah? Karena kita adalah hamba, pelayan yang harus mengabdi kepada Tuan kita, yaitu Allah dan karena kita sudah dibeli dan ditebus menjadi milik-Nya. Seorang Abdi Allah harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut yaitu: berusaha menyenangkan hati Allah, tunduk, taat dan setia kepada Allah, mengabdi sepenuhnya kepada Allah dan tidak mementingkan diri sendiri.

Dengan keadaan dan hidup kita saat ini, sungguhkah kita layak disebut sebagai abdi Allah? Tanpa kita sadari terkadang kita mengabdi kepada yang lain, seperti hobi kita, kesenangan kita dan hal-hal lainnya. Mari kita sungguh belajar untuk menjadi abdi Allah yang setia dengan menyenangkan hati Allah, tunduk dan taat kepada Allah dan mengabdi sepenuhnya hanya kepada-Nya. Sebab akan tiba masa-masa pekerjaan kita akan diuji oleh tuan kita.

Sebab seorang hamba yang dipanggil oleh Tuhan dalam pelayanan-Nya, adalah orang bebas, milik Tuhan. Demikian pula orang bebas yang dipanggil Kristus, adalah hamba-Nya.
1 Korintus 7:22

Bagikan Artikel: