Tuhan Peduli Terhadap Hatimu yang Rapuh

Dulu saya pernah mengalami kehilangan banyak hal yang berarti dalam hidup. Kehilangan teman-teman, kehilangan kekasih, kehilangan pekerjaan. Kemana harus berbagi beban hati, jika teman-teman pergi meninggalkan saya. Bagaimana pula saya menahan sedih dan tetes air mata bila melihat kekasih mendua hati. Dan seperti apa cara saya untuk bertahan hidup jika tidak mendapatkan penghasilan.

Kala itu diri saya begitu rapuh. Hati saya hancur. Seolah-olah hidup menjadi tanpa tujuan. Saya merasa sendirian dan orang lain menganggap saya gagal. Apakah saya telah menjadi seseorang yang tidak berguna?

Saat saya tidak sanggup lagi mendengar hinaan orang lain, saat saya tidak mampu lagi mengangkat muka, saat itu pula saya mulai menyerahkan diri kepada Tuhan. Saya hanya bisa berlutut dan berdoa. Dan sejak hari itu, Tuhan pulihkan kehidupan saya.

Tuhan sangat peduli dengan hati kita yang rapuh. Seburuk apapun keadaan yang telah kita alami, Tuhan tidak akan pergi meninggalkan kita. Ia akan menghampiri dan membungkus kita dengan kasih-Nya.

Tuhan tahu dimana letak kegagalan kita. Tuhan tahu dimana letak kecewa kita. Tuhan juga tahu batas kemampuan kita. Dan saat kita berserah kepada-Nya, Tuhan akan merajut kegagalan-kegagalan kita untuk menjadi keberhasilan. Ia akan membalut kecewa kita. Dan Tuhan akan memberi kita kekuatan untuk bisa bangkit kembali.

Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka

Mazmur 147:3

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , ,

You might also likeclose