Tuhan Berada di Depan untuk Memimpin Langkah Kita

Jimmy memutuskan untuk menghabiskan waktu libur sekolah dengan mendaki gunung. Sebagai seseorang yang tidak berpengalaman, Jimmy membutuhkan pemandu. Jimmy meminta agar pemandu itu selalu berjalan di depannya dan mengajarkan hal-hal yang harus dilakukan saat menghadapi bahaya.

Kemana pemandu itu melangkah, Jimmy turut melangkah. Ketika pemandu melakukan sesuatu hal, Jimmy pun ikut melakukannya. Jimmy hanya tidak ingin tersesat. Lebih baik patuh daripada harus menghadapi hutan dengan segala risikonya seorang diri.

Hidup ini adalah sebuah perjalanan panjang. Mungkin kita akan mendaki, menuruni lembah, menyelam, atau hal-hal lain yang membuat kekuatan dan kesabaran kita terkuras. Kita tidak bisa menjalani kehidupan ini seorang diri. Kita bisa tersesat ke dalam dosa.

Kita membutuhkan Yesus untuk berjalan di depan kita. Jangan tinggalkan saat teduh di pagi hari bila kita ingin Tuhan menyertai hidup kita. Dan saat kita berdoa untuk memohon, Tuhan sudah berada di depan untuk memimpin langkah kita.

Aku sendiri hendak berjalan di depanmu dan hendak meratakan gunung-gunung, hendak memecahkan pintu-pintu tembaga dan hendak mematahkan palang-palang besi.

Yesaya 45:2

Bagikan Artikel:

Tags: , ,


youtube

youtube

youtube

youtube



youtube
facebook
twitter

Motivasi Terkini
Jesus
You might also likeclose