Tuhan adalah Harapan Satu-satunya

Satu-satunya Harapan

Satu-satunya Harapan

Saat masalah menghampiri, hari-hari terasa hampa, beban yang dipikulpun terasa sangatlah berat, dan kehidupan mulai tak sesuai dengan harapan, kitapun akan menyalahkan Tuhan. Semua seakan percuma padahal kita merasa bahwa kita telah berusaha dan bersusah payah namun mengapa semua terasa sia-sia. Lalu kita terus berpikir, harus bagaimana lagi kita melalui badai kehidupan yang silih berganti ini? Mengapa Tuhan seakan tak mau tahu dan tak mau mendengar doa kita?

Ternyata kita lupa pada satu hal, bahwa segala sesuatu di bawah langit adalah semua sesuai dengan rencana dan kehendak Tuhan. Tuhan mau kita belajar dari berbagai masalah yang kita hadapi agar kita menjadi semakin kuat dan bertumbuh. Jangan sekalipun menyalahkan Tuhan atas segala apa yang terjadi. Karena semuanya itu adalah baik untuk hidup kita supaya kita dapat lebih belajar menghargai hidup. Kita harus bersyukur atas segala apapun itu. Baik kesedihan ataupun kebahagiaan, kita jangan bersungut-sungut.

Berharap hanya pada Tuhan saja dan tidak berharap pada yang lain. Karena Tuhan tidak akan pernah bosan mendengar doa-doa kita. Segala permasalahan, suka dan duka kita bawa kepada Tuhan, maka Tuhan akan melakukan bagian-Nya dalam hidup kita sesuai dengan yang diinginkan-Nya. Dan kita juga jangan lupa bersyukur untuk segala kebahagiaan yang telah diberikan-Nya. Karena tak selamanya awan itu kelabu, Tuhan telah sediakan titik terang yang harus kita gapai dengan usaha. Karena Tuhan adalah harapan satu-satunya dalam hidup.

“Tuhan adalah bagianku, kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya”

Ratapan 3 : 24

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , , ,

You might also likeclose