Tetaplah Bergerak Maju

Bergerak Maju

Bergerak Maju

John Stephen Akhwari adalah atlet pelari maraton asal Tanzania yang mengikuti Olimpiade 1968 di Meksiko. Meskipun ia tidak memenangkan pertandingan saat itu, namun aksinya mengundang decak kagum banyak orang hingga saat ini. Semua bermula ketika ia mengalami kram ketika memasuki kilometer ke-19, ia tertabrak sejumlah pelari dan terjatuh. Akhwari mengalami luka di lutut kanannya dan mengalami masalah dengan persendian bahunya. Saat itu para pelari lain telah menyelesaikan perlombaan, namun kemudian Akhwari terlihat memasuki stadion dengan kaki yang dibalut dan terlihat berdarah. Dengan tertatih-tatih ia akhirnya mencapai garis finish tepat pada saat medali akan dibagikan pada para juara. Ia menjadi atlet terakhir yang mencapai garis finish pada pertandingan itu. Saat ditanya mengapa dia terus berlari meski kondisi fisiknya tidak memungkinkan, Akhwari menjawab, ”Negara saya tidak mengirim saya terbang 10.000 mil jauhnya hanya untuk start berlari. Mereka mengirim saya untuk menyelesaikan lomba.”

Hal penting yang perlu kita garis bawahi dari perjuangan Akhwari yaitu kegigihannya untuk tetap bergerak maju, mencapai garis finish, dan menyelesaikan lomba. Hal ini juga ditunjukkan oleh Rasul Paulus dalam memenuhi panggilan pelayanannya. Seperti yang tertulis dalam suratnya kepada Timotius dalam 2 Timotius 4:7, “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.” Mungkin kita masih melakukan kesalahan yang sama lagi dan lagi, mungkin kita masih terseok-seok berusaha bertahan dari beratnya permasalahan, dan masih berjuang untuk menyelesaikan tugas yang diberikan pada kita. Namun jangan patah semangat, tetaplah bergerak maju pada tujuan kita bersama Tuhan, kita harus menyelesaikan pertandingan.

Ketika rintangan menghadang, ketika beban terasa semakin berat, ketika kita mulai merasa sulit untuk mendaki tangga kehidupan, arahkan pandangan kita kepada Tuhan. “Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul (1 Kor. 9:26).” Kita berlari pada tujuan yang pasti dan tidak mengecewakan jika kita menyertakan Tuhan di dalam perjuangan kita. Tuhan memampukan kita melewati segala persoalan, Ia memberi kekuatan untuk melangkah maju. Ada saja bentuk pertolongan yang akan kita dapatkan dan semua itu akan datang dari mana saja, bahkan dari arah yang tidak terduga. Apapun yang saat ini sedang kita perjuangkan, jangan takut untuk terus bergerak maju bersama Tuhan. Tuhan akan membantu kita mencapai tujuan yang kita tetapkan asal kita mau dibentuk seturut kehendak-Nya.

Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.

Kisah Para Rasul 20:24

Tags: , , ,

You might also likeclose