Terbuka di Hadapan Tuhan

Terbuka di Hadapan Tuhan

Terbuka di Hadapan Tuhan

Polygraph merupakan sebuah alat yang diciptakan khusus untuk mendeteksi kebohongan yang banyak digunakan oleh kepolisian untuk melakukan interogasi dan investigasi suatu kasus. Cara kerjanya adalah dengan merekam seluruh respons tubuh ketika seseorang diberi pertanyaan. Ketika seseorang berbohong, ucapan yang dikeluarkannya akan menghasilkan reaksi psikologis di dalam tubuh dan mempengaruhi kerja organ tubuh seperti jantung, kulit, dan lainnya. Melalui sensor yang dihubungkan pada bagian tubuh, diketahuilah grafik perubahan fungsi organ tersebut, diantaranya ritme nafas, detak jantung, tekanan darah, keringat dan lainnya. Namun walaupun begitu, beberapa orang yang sudah ahli berbohong tetap mampu melewati pemeriksaan alat ini.

Di hadapan Tuhan tidak ada yang mampu kita sembunyikan. Sehebat apapun kita berusaha menutupinya, tetap saja Tuhan mampu melihat jauh ke dalam hati kita. Bawalah hati dan hidup kita seutuhnya, karena semua terbuka di hadapan-Nya. Hanya Dia yang mau menerima hati yang hancur, hati yang penuh penyesalan dan dibebani rasa kecewa. Hanya Dia yang mau mengerti hati yang penuh pengharapan dan pengorbanan.

Kita bisa menyembunyikan banyak hal dari manusia, namun tidak di hadapan Tuhan. Sehebat apapun kita menyembunyikan dari Tuhan, Ia tetap mengetahuinya. Sejauh apapun kita lari dari Tuhan, Ia tetap akan menemukan kita dan membawa kita kembali. Datanglah kepada Tuhan, mengaku salah dan dosa dengan penuh penyesalan, beri diri diubah untuk menjadi yang baru. Datanglah kepada Tuhan, bawa segala kepahitan dan kehancuran, minta kekuatan dan kesembuhan. Datanglah kepada Tuhan, bawa segala harapan dan rencana-rencana untuk dibentuk sesuai kehendak-Nya.

Aku berpegang pada titah-titah-Mu dan peringatan-peringatan-Mu, sebab seluruh hidupku terbuka di hadapan-Mu.

Mazmur 119:168

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , , ,

You might also likeclose