Takaran Cukup

Takaran cukup yang ditetapkan oleh masing-masing orang berbeda. Biasanya kata ‘cukup’ dikaitkan dengan materi. Semakin banyak materi yang didapat, semakin tenang kehidupan mereka dan akan jauh dari kata ‘kekurangan’.

Dalam Ibrani 13:5a dikatakan, janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Tuhan tidak ingin kita berfokus pada materi, Tuhan ingin menngajari tentang bagaimana cara untuk beryukur dengan apa yang kita miliki saat ini.

Hidup kita adalah tanggung jawab Tuhan dan Ia tidak akan membiarkan kita berkekurangan hingga meminta-minta. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” (ayat 5b)

Bagikan Artikel Ini :

Tags:

You might also likeclose