Seorang Anak yang Hancur Hatinya

Mendengar bahwa kedua orang tuanya hendak berpisah, seorang anak perempuan yang berusia sekitar tujuh tahun, masuk ke dalam kamarnya dan menangis. Anak perempuan itu melipat tangannya dan berdoa kepada Tuhan. Ia mengadu pada Tuhan mengapa kedua orang tuanya selalu bertengkar lalu memutuskan berpisah.

Di setiap perceraian, akan ada hati-hati yang terluka. Terlebih lagi hati seorang anak dimana selalu memimpikan memiliki orang tua yang rukun dan selalu sayang kepadanya. Orang tua yang egois dan mementingkan diri sendiri akan cenderung membuat hati anaknya hancur.

Jangan pernah ada kata berpisah dalam penikahan Kristiani, sebab Tuhan tidak pernah menghendaki hal itu selain maut yang memisahkan. Pikirkan dampaknya sebelum kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan firman Tuhan. Jangan pernah melakukan sesuatu yang bisa melukai hati pasanganmu, terlebih yang berpotensi menghancurkan rumah tanggamu. Hiduplah dalam takut akan Tuhan, maka keluargamu akan dipelihara.

Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.

Matius 19:6

Bagikan Artikel:

Tags: , ,


youtube

youtube

youtube

youtube

Motivasi Terkini
Jesus
You might also likeclose