Semakin Terhimpit, Semakin Diberkati

Ini adalah sebuah kisah nyata dari teman saya, kehidupannya bisa dibilang tampak mulus, tanpa kesulitan. Namun ternyata di balik semua itu ada begitu banyak pergumulan yang telah ia menangkan bersama imannya kepada Tuhan.

Ia tumbuh dari keluarga yang sederhana, bahkan untuk menempuh perkuliahan ia harus bekerja sampingan demi menutup uang kuliah yang ia cicil. Beruntung ia memiliki saudara di kota tempat ia kuliah sehingga tidak terbeban membayar uang kos. Selepas kuliah, ia langsung bekerja di luar kota. Di saat itulah ia harus bisa membagi penghasilannya untuk kebutuhan dirinya sendiri juga orang tuanya.

Tidak lama, ia harus merenovasi rumah dan membutuhkan biaya besar sebab orang tuanya sudah tidak lagi bekerja. Ada saudara yang memberi pinjaman dana namun dengan bunga besar. Disitulah ia benar-benar terhimpit. Ia mengatakan bahwa ia tak mempunyai uang sepeserpun. Ia hampir putus asa, namun doanya kepada Tuhan selalu membangkitkan kembali imannya.

Ada begitu banyak kebutuhan dan juga hutang yang harus ia tanggung bertahun-tahun. Tapi Tuhan tidak pernah membiarkan dirinya jatuh tergeletak. Tuhan selalu memelihara dan memberikan jalan keluar. Selalu ada berkat tak terduga yang ia terima. Selalu ada jalan keluar di setiap pergumulannya. Dan sekarang ia telah terbebas dari hutang-hutangnya.

Kunci berkat adalah dengan memberi meskipun dalam kekurangan. Kunci jalan keluar adalah iman. Kunci damai sejahtera adalah kesabaran dalam menghadapi pencobaan. Kita tidak akan pernah tahu kapan badai hidup akan berhenti, tapi kita perlu tahu bahwa Tuhan selalu menyertai. Tuhan pasti akan memberkati dengan cara-Nya.

apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya

Mazmur 37:24

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , ,

You might also likeclose