Semakin Disakiti, Semakin Mengasihi

Disakiti, Mengasihi

Disakiti, Mengasihi

Mendoakan orang yang menyakiti hati dan perasaan kita bukanlah hal yang mudah. Namun percayalah, mendoakan mereka adalah cara Tuhan untuk memulihkan hidup kita dari sakit hati. Banyak orang berpikir menghindar dan menyimpan adalah solusi agar bisa hidup tenang, namun sesungguhnya hal itu hanyalah menunda sakit hati kita muncul. Sedangkan kita sendiri merindukan hidup yang penuh damai.

Tuhan merindukan semua umat-Nya hidup dalam damai sejahtera dan memiliki hati yang bebas dari hal-hal negatif. Dia memahami bahwa menyimpan sakit hati hanya akan menyusahkan diri kita sendiri. Perintah Tuhan untuk mendoakan musuh bukan sekedar perintah tanpa Dia menyediakan pertolongan untuk diri kita. Ketika mendoakan mereka yang menyakiti kita dengan tulus dan menyerahkan mereka ke dalam tangan Tuhan, saat itu juga Tuhan akan menganugerahkan damai sejahtera bagi hati kita. Dia akan membuat hati kita lembut dan memiliki kasih. Roh Kudus akan membimbing kita untuk memahami permasalahan yang terjadi dan bahkan membimbing dua pihak untuk menyelesaikan masalah.

Sekalipun kita adalah pihak yang disakiti, mulailah untuk berdoa bagi mereka. Bukan masalah siapa yang menjadi korban dan siapa yang menyakiti tapi siapa yang lebih dulu mengambil langkah untuk mengampuni. Bukankah kita berhak atas kelegaan hati dan kebebasan?

Tetapi AKU berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Matius 5:44

Bagikan Artikel:

Tags: , , ,


youtube

youtube

youtube

youtube

Motivasi Terkini
Jesus
You might also likeclose