Segala Sesuatu Ada Waktunya

Segala Sesuatu Ada Waktunya

Segala Sesuatu Ada Waktunya

Ada orang yang lulus kuliah pada usia 22 tahun dan menunggu 5 tahun untuk mendapatkan pekerjaan tetap, ada orang yang lulus pada usia 27 tahun dan langsung bekerja. Ada orang yang menikah pada usia 35 tahun dan langsung dikaruniakan anak, ada orang yang menikah pada usia 25 tahun dan menunggu 10 tahun untuk memiliki anak. Ada orang yang sukses menjadi CEO perusahaan pada usia 25 tahun dan meninggal pada usia 50 tahun, ada orang yang menjadi CEO pada usia 50 tahun dan hidup hingga usia 90 tahun. Setiap orang punya jalur lintasannya sendiri dan punya waktunya masing-masing.

Kita semua berada di zona waktu kita masing-masing, semua punya waktunya masing-masing untuk menabur dan menuai. Tidak ada yang terlambat atau lebih cepat. Seseorang bisa mencapai banyak hal dengan kecepatan tertentu dalam waktu yang singkat. Sementara orang lain perlu kecepatan dan waktu yang lebih panjang untuk sampai di sana. Jangan iri atau mengejek karena ketidaksesuaian irama kita dengan orang lain. Karena kita punya waktu sendiri, orang lain juga punya waktunya sendiri, dan Tuhan punya rencana berbeda untuk masing-masing orang.

Dalam kitab Pengkhotbah dituliskan bahwa untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya (Pengkhotbah 3:1). Tuhan merancang hidup kita dengan rentang waktu yang sudah ditentukan. Kapan kita dilahirkan, kapan kita menyelesaikan sekolah, mulai bekerja, menemukan pasangan hidup, punya anak, dan seterusnya sampai kapan kita meninggal. Tidak perlu khawatir, karena semua itu ada di bawah kendali tangan Tuhan. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya dan memberi kita harapan dan masa depan.

Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Pengkhotbah 3:11

Tags: , , ,

You might also likeclose