Perempuan yang Kehilangan Kekasihnya

Kehilangan Kekasih

Kehilangan Kekasih

Ada seorang perempuan yang baru saja kehilangan kekasihnya. Perempuan ini sebelumnya menjalin kasih kurang lebih tiga tahun, namun karena urusan pekerjaan, maka ia harus rela berjauhan dengan kekasihnya. Mulanya komunikasi mereka lancar tanpa masalah, namun beberapa bulan kemudian perempuan itu kehilangan komunikasi dengan kekasihnya.

Perempuan itu tak tahu bagaimana cara untuk bisa bertemu dengan kekasihnya, pasalnya ia tak pernah diberi tahu mengenai alamat tempat tingal kekasihnya. Sejak saat itu ia menjadi pemurung. Seolah hidupnya tak lagi ada harapan. Semua rencana pernikahan yang diimpikannya kandas. Dan yang paling mengejutkan adalah, mantan kekasihnya itu telah memiliki pendamping yang baru.

Hancur. Itulah yang ia rasakan saat itu. Hanya air mata yang mampu ia keluarkan. Setiap hari hanya bisa menangis dan menyalahkan dirinya sendiri yang merasa tak mampu menjaga kekasihnya. Ia begitu marah kepada Tuhan.

Ketika perempuan itu mencoba untuk bangkit, mengampuni mantan kekasih dan melupakan sakit hatinya, baru ia sadari bahwa Tuhan begitu mengasihinya. Ia baru bisa melihat rencana Tuhan yang luar biasa dalam hidupnya. Ia memang terlambat menyadari bahwa mantan kekasihnya itu tak akan pernah bisa setia kepadanya dan Tuhan mencegah penyesalan terjadi sebelum adanya ikatan pernikahan. Tuhan membuang “penyakit” yang bisa merusak masa depannya. Tuhan menyingkirkan petaka. Tuhan begitu sayang padanya walau mulanya terlihat sangat menyakitkan.

Kehilangan seseorang yang sangat dicintai memang membuat hancur hati, namun itulah rencana Tuhan yang terbaik dalam hidup kita. Jangan pernah menyesal ketika hubungan harus berakhir di tengah jalan. Mungkin memang bukan dia yang menjadi pendamping hidup kita melainkan seseorang yang terbaik yang Tuhan persiapkan. Jangan takut patah hati!

Bagikan Artikel Ini :

Tags:

You might also likeclose