Pengaruh Ucapan

Pengaruh Ucapan

Pengaruh Ucapan

Pada tanggal 28 Agustus 1963, seorang aktivis dan pendeta bernama Martin Luther King Jr menyampaikan pidatonya yang terkenal, “I Have a Dream”. Di depan Lincoln Memorial, ia membakar semangat 250 ribu orang untuk memperjuangkan persamaan hak dan mengubah kehidupan rakyat Amerika. Dalam pidatonya, King berbicara mengenai pengangguran, masalah rasial, serta keadilan sosial. King menekankan bahwa kondisi kulit hitam tidak mengalami perubahan bahkan setelah Amerika berjalan selama satu abad semenjak Perang Sipil berakhir dan rasisme masih menjadi masalah akut di Amerika Serikat. Berbagai fasilitas publik mulai dari pendidikan, transportasi umum, hingga toilet menerapkan peraturan ketat. Orang kulit putih dan kulit berwarna (termasuk kulit hitam) dilarang memakai toilet yang sama, duduk di kelas yang sama, bahkan minum di tempat yang sama. Pidato King di Lincoln Memorial menjadi salah satu momentum paling penting dalam perjuangan warga kulit hitam. Dan pidato ini menjadi salah satu pidato paling berpengaruh dalam sejarah Amerika Serikat.

Ada banyak sekali ucapan dari tokoh-tokoh dunia yang membawa dampak besar dan memberikan pencerahan. Mereka memiliki kesempatan untuk itu dan menggunakan kesempatan itu dengan baik. Sebuah ucapan diibaratkan seperti sebilah pisau, dapat menajamkan namun dapat pula melukai. Semua itu ditentukan oleh kita sendiri, bagaimana cara kita memakai dan menempatkannya. Dan kita punya tanggung jawab yang besar atas apa yang kita ucapkan, seperti yang tertulis pada Matius 12:37, “Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.”

Pengaruh sebuah ucapan bisa membawa dampak yang sangat besar. Ucapan dapat membakar semangat untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik atau justru membawa kepada kehancuran. Apa yang kita keluarkan dari mulut kita adalah apa yang akan kita tanamkan di hati dan hidup orang lain. Begitu dilepaskan, ucapan itu tidak akan mampu ditarik kembali, ia akan meninggalkan bekas dan dampak. Ucapan yang tepat sasaran dapat menggerakkan orang lain ke arah yang diharapkan, karena itu buatlah keputusan bijak melalui kata-kata yang membawa pengaruh baik untuk hidup kita dan orang lain.

Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman.

Amsal 10:11

Tags: , , ,

You might also likeclose