Pengampunan Sejati Pasti Melupakan Kesalahan

Seseorang akan dengan mudah mengampuni tapi akan sulit untuk melupakan. Pengampunan mungkin ringan untuk diucapkan melalui lidah dan bibir, namun melupakan harus rela menerima semua perlakuan orang lain yang membuat kita terluka.

Adakah kita bisa menerima dengan senang hati ketika orang lain dengan sengaja menyakiti kita? Adakah kita bisa menjalin persahabatan dengan seseorang yang sudah menghancurkan perasaan kita?

Melupakan butuh waktu. Seperti halnya menghilangkan noda pada sebuah baju, dibutuhkan proses untuk membersihkannya. Demikian pula mengenai luka, dibutuhkan proses untuk sembuh.

Yesus mengasihi hati kita. Yesus akan membalut luka kita dengan kasih-Nya yang lembut. Dan untuk bisa memenangkan hati dari kepahitan, maka harus bisa mengasihi orang-orang yang membuat kita terluka.

Dengan mengasihi orang-orang yang menyakiti kita, itu berarti kita telah menjadi jauh lebih baik dari mereka. Tidak semua orang memiliki pengampunan yang sejati. Hanya dengan melekatkan hati kita kepada hati Yesus, maka kita akan mampu melupakan segala kesalahan mereka.

Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu

Matius 6:15

Bagikan Artikel:

Tags: , ,


youtube

youtube

youtube

youtube

Motivasi Terkini
Jesus
You might also likeclose