Milikilah Hati yang Tulus Seperti Udara

Sewaktu ibu lupa mematikan kompor dan masakan menjadi hangus, rumah dipenuhi oleh asap. Saya langsung membuka semua jendela dan pintu, membiarkan udara dari luar masuk. Beberapa saat kemudian, seluruh ruangan kembali segar dan bau asap pun hilang.

Udara memang tak terlihat dan udara memiliki kekuatan untuk membersihkan asap-asap atau partikel lain yang berusaha mengotorinya. Kita memang tak bisa menyentuh udara, namun kita bisa merasakan kesegarannya. Udarapun tak akan pernah bisa kita warnai, udara tetap bersih seperti sediakala.

Hendaknya hati kita seperti udara dengan segala ketulusannya. Tetap bersih dari segala amarah juga keserakahan. Sekalipun dunia berusaha mencari perkara dan berlomba-lomba membuat kita kecewa, emosi kita tidak akan pernah tersulut.

‘Udara’ hidup kita berasal dari Allah. Kita tidak bisa melawan segala amarah dan serakah seorang diri, sebab daging itu lemah. Kita membutuhkan Tuhan dengan segala kasih-Nya. Kita membutuhkan kekuatan dari-Nya untuk bisa bertahan dalam kesabaran.

Hanya Tuhanlah yang mampu membersihkan hati kita dari segala keinginan yang kotor. Hanyalah Tuhanlah yang mampu memberikan kesegaran dalam hidup dengan melimpahi kita dengan sukacita dan damai sejahera.

Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.

Ibrani 10:22

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , ,

You might also likeclose