Merelakan Kematian

Merelakan Kematian

Merelakan Kematian

Beberapa hari yang lalu ayah saya memindahkan tiga pohon pepaya yang tingginya masih satu meter. Awalnya pohon itu tumbuh saling berhimpitan dan khawatir akan tumbuh tidak baik jika tidak segera dipisahkan. Setelah pohon-pohon itu dicabut lalu ditanam kembali, daunnya semakin layu lalu mati.

Saya mengira jika pohon-pohon itu tidak akan tumbuh lagi, namun minggu ini saya menemukan kuncup-kuncup daun yang baru. Akar-akar pohon itu rupanya sudah menemukan zat-zat di dalam tanah yang dibutuhkan untuk terus bertumbuh. Pohon itu dicabut (dimatikan sesaat) untuk kemudian diberikan kehidupan baru yang lebih baik.

Hal di atas bisa diilustrasikan untuk menceritakan bagaimana dosa di dalam kehidupan kita harus dimatikan jika kita ingin memiliki kehidupan baru di dalam Kristus. Kita tidak akan pernah bisa bertumbuh menjadi lebih baik jika kebiasaan lama kita masih tetap dipelihara. Kita tidak akan bisa diselamatkan jika kita masih memegang erat dosa-dosa itu.

yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Efesus 4:22-24

Bagikan Artikel:

Tags: , ,


youtube

youtube

youtube

Motivasi Terkini
youtube
Jesus
You might also likeclose