Menyembunyikan Kesedihan

Seorang anak kecil memunggu batu lalu menulisinya dengan spidol. Batu itu kemudian ia masukkan ke dalam tas. Kemudian ia menemukan batu lagi, menulisinya lalu memasukkannya dalam tas. Ia melakukan itu berulangkali dan saat ada yang bertanya, ia berkata bahwa sedang bermain.

Lama-kelamaan batu itu membuat punggungnya lelah. Anak itu berjalan semakin bungkuk. Rupanya yang tertulis di batu-batu itu adalah kesedihannya. Itulah pulalah yang akan terjadi dalam kehidupan kita bila menyembunyikan kesedihan.

Tidak ada yang tersembunyi dari Tuhan, termasuk segala kesedihan kita. Kesedihan tidak untuk disimpan, melainkan dilepaskan. Biarkan rasa sakit dan kecewamu hilang dan gantilah dengan sukacita dari Allah.

Bagikan Artikel Ini :

Tags:

You might also likeclose