Menjaga Hati dari Kepahitan

Menjaga Hati

Menjaga Hati

Semua yang muncul dalam kehidupan kita berasal dari hati. Apa yang dilihat mata, apa yang didengar telinga, dan apa yang muncul di pikiran akan turun ke hati. Semua perkataan dan perbuatan yang kita terima, yang baik maupun yang menyakitkan, juga akan mempengaruhi hati kita. Karena itu sangat penting bagi kita untuk menjaga hati dari segala kepahitan agar tidak menguasai hidup kita. Sangat penting bagi kita untuk mengisi kasih Allah ke dalam hati, agar hidup kita selalu diperbarui.

Amsal 4:23 mengatakan bahwa dari hatilah terpancar kehidupan. Hati yang bersih membuat tubuh dan hidup kita menjadi bersih, dan sebaliknya. Hati yang gembira membawa dampak positif untuk tubuh dan hidup, sedangkan hati yang murung membawa dampak yang kurang baik. Milikilah hati yang senantiasa bersyukur dan bersukacita. Buang segala dendam dan kebencian, penuhi hati kita dengan kasih Allah, dan tetaplah setia. “Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu (Amsal 27:19).”

Menjaga hati berarti menjaga hidup. Menjaga hati bisa menjadi sesuatu yang sulit terlebih lagi saat kita berada dalam pergumulan, hati kita bisa terombang-ambing tak tentu. Selain itu, godaan dari dunia ini juga seringkali menarik hati kita untuk menjauh dari Allah. Karena itu teguhkanlah hatimu dan jangan gentar. Allah mampu memenangkan hati kita dari segala pencobaan yang menyesatkan. Ia juga mampu membersihkan dan memulihkannya dari segala kepahitan menjadi baru kembali. Bawalah hati dan hidup kita ke hadapan Allah agar senantiasa dibentuk menjadi semakin baru.

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Amsal 4:23

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , , ,

You might also likeclose