Menjadi Pelayan Tuhan

Menjadi Pelayan Tuhan

Menjadi Pelayan Tuhan

Dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, Paulus menasihati agar jangan ada perpecahan diantara mereka dan tetap mengutamakan Kristus di dalam pelayanan mereka. Karena saat itu mereka memperdebatkan golongan-golongan yang ada di antara mereka seperti golongan Paulus dan Apolos. Mereka harus seia sekata dalam memberitakan kabar baik dari Allah, mereka harus bersatu, sehati dan sepikir. Kristus mengutus mereka untuk menanam dan menyiram, namun yang memberi pertumbuhan adalah Allah. Tuhan memakai kepandaian mereka masing-masing, namun dalam pekerjaan mereka harus tetap bersatu di dalam tubuh Kristus.

Apa yang kita sebarkan dan beritakan adalah firman yang kita terima dari Tuhan dan tentang kasih Tuhan. Karena itu hormat dan pujian yang kita terima hanya untuk Tuhan, karena kita hanyalah pelayan dan kawan sekerja Allah di dunia ini. Adalah suatu anugerah buat kita karena Tuhan memanggil dan memilih kita untuk bekerja di ladang-Nya. Sebagai manusia yang penuh kekurangan kita juga harus bersedia belajar dan dikoreksi agar kebenaran yang kita bawa tetap berada di jalur yang tepat.

Keberhasilan kita dalam melayani Tuhan bukan karena kuat dan gagah kita, tapi karena Roh Tuhan yang bekerja di dalam kita dan memakai semua karunia yang kita miliki. Seperti yang dikatakan Paulus dalam 1 Korintus 3:6, “Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.” Tuhan memberi kita masing-masing karunia yang berbeda-beda, karunia mengajar, menasihati, memimpin, atau melayani. Walaupun berbeda tetapi kita semua satu di dalam tubuh Kristus dan semua karunia harus sama-sama ditujukan untuk memuliakan Tuhan.

Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.

1 Korintus 1:10

Tags: , , ,

You might also likeclose