Mengaku Dosa

Mengaku Dosa

Mengaku Dosa

Sebagai manusia kita terkadang memiliki keinginan untuk memperlihatkan hanya hal yang baik di mata orang lain dan menyimpan hal yang kurang baik di dalam diri dan hanya diketahui oleh diri sendiri. Sehingga tidak jarang kita menghindari yang namanya mengakui kesalahan. Namun di hadapan Tuhan semuanya terbuka. Tidak ada dosa yang mampu kita tutupi dan tidak ada kesalahan yang mampu kita sembunyikan. Seperti Adam dan Hawa yang memakan buah pohon larangan atau seperti Kain yang membunuh Habel, mereka tidak bisa lari dan bersembunyi karena Tuhan mengetahui apa yang mereka lakukan.

Upah dosa adalah maut, namun Yesus telah menaklukkan dosa itu dan membebaskan kita darinya. Maka pemulihan dari dosa selalu diberikan Tuhan pada kita jika kita mau menerimanya. Seperti yang tertulis pada Nehemia 9:31, “Tetapi karena kasih sayang-Mu yang besar Engkau tidak membinasakan mereka sama sekali dan tidak meninggalkan mereka, karena Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang.” Jika kita membuka diri kepada Tuhan dan membiarkan-Nya menguasai hati dan hidup kita maka Tuhan akan bertindak membersihkan dosa dan pelanggaran kita, lalu memberi kita hati yang baru yang bersih dan siap dibentuk kembali dan siap melawan kuasa dosa.

Pengakuan dosa adalah langkah awal untuk menerima pemulihan. Tuhan itu penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia-Nya. Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalaskan-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita. Datanglah pada-Nya dengan penuh kerendahan hati dan akuilah segala dosa dan pelanggaran yang kita lakukan. Mintalah pengampunan dan terimalah pemulihan dari Tuhan.

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!

Mazmur 51:3

Tags: , , ,

You might also likeclose