Mengaku dan Percaya

Mengaku dan Percaya

Mengaku dan Percaya

Alkitab menuliskan pengakuan Petrus tentang Yesus dalam Matius 16:13-20. Saat itu setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya tentang identitas-Nya. Dan dengan mantap Simon Petrus mengatakan bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup. Ia mengakui kuasa Yesus dan percaya kepada-Nya walaupun sebelumnya orang-orang Farisi dan Saduki mengaku tidak mempercayai Yesus. Mereka ingin mencobai-Nya dan meminta tanda jika Yesus berasal dari Allah.

Jika kita percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan percaya kepada firman-Nya, maka dibutuhkan sebuah pengakuan di dalam hidup kita. Pengakuan adalah bukti dari iman percaya kita kepada-Nya. Kita harus cukup berani mengakui-Nya di hadapan manusia dan mengakui identitas kita sebagai pengikut Kristus. Dalam Matius 10:32 Yesus mengatakan, “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.”

Mengaku dan percaya adalah langkah awal bagi kita menerima karya keselamatan yang disediakan-Nya. “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan (Roma 10:9).” Tuhan tidak akan membiarkan kita dipermalukan, jika kita menaruh percaya kepada-Nya. Karena itu percayalah kepada Yesus dan akuilah Ia dalam segala pekerjaan yang kita lakukan. Bawalah hidup kita kepada Allah agar dibentuk oleh kasih-Nya dan dipakai untuk menyatakan kehendak-Nya.

Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Roma 10:10

Tags: , , ,

You might also likeclose